Pengertian Tri Kaya Parisudha dan Bagian-Bagianya

HINDUALUKTA-- Tri Kaya Parisudha adalah tiga jenis perbuatan yang merupakan landasan ajaran Etika Agama Hindu yang dipedomani oleh setiap individu guna mencapai kesempurnaan dan kesucian hidupnya, meliputi:
  1. Berpikir yang benar (Manacika).
  2. Berkata yang benar (Wacika).
  3. Berbuat yang benar (Kayika).
  1.  Manacika artinya berfikir yang baik dan benar atau suci, setiap tindakan berawal dari pikiran oleh sebab itu berusaha untuk berpikir yang positif untuk mengendalikan perkataan dan tingkah laku agar selalu berkata dan berbuat yang baik. Pikiran baik bisa dihasilkan dengan belajar meditasi dan mendekatkan diri dengan sang Pencipta.
  2. Wacika artinya berkata yang benar dan baik, setiap orang lebih suka mendengar perkataan yang benar dan jujur walau kadang menyakitkan, tetapi sakitnya hanya sesaat. Semua orang tidak suka dicaci dan dimaki, kendalikanlah diri supaya tidak sampai seperti itu, atau jangan suka menghina orang karena setiap manusia adalah sama. Lebih seringlah mengucap mantra pemujaan atau bernyayi lagu-lagu keagamaan untuk mendekatkan diri dengan Tuhan.
  3. Kayika artinya selalu berbuat atau bertingkah laku yang benar. Kadang ada istilah perkataan tidak sesuai dengan tindakan artinya bilangnya mau ke pura eh malah tidur di rumah atau maunya medana punia di Pura eh malah uangnya buat beli yang lain. Nah itulah salah satu tindakan yang menyimpang antara perkataan dan tindakan. Untuk bertingkah laku yang benar maka alangkah baiknya setiap anggota tubuh ini untuk melakukan pekerjaan yang baik misalnya menyapu, mencuci, belajar dan lain-lain. Janganlah kamu pakai badan ini untuk menyakiti, misalnya memukul orang lain atau memukul hewan dan lain-lain.
Pada hakekatnya hanya dari adanya pikiran yang benar akan menimbulkan perkataan yang benar sehingga mewujudkan perbuatan yang benar pula. Dengan ungkapan lain adalah satunya pikiran, perkataan, dan perbuatan. (satya hrdaya, satya wacana dan satya laksana) dalam Catur Paramita.
  1. Satya Hrdaya - satunya pikiran
  2. Satya Wacana - satunya tutur
  3. Satya Laksana - satunya laku
Kesimpulan:

Ketiga bagian dari Tri Kaya Parisuda tersebut akan saling berhubungan, untuk mencapai keharmonisan maka setiap pikiran harus dimulai dengan hal yang baik, perkataan yang baik dan tindakan yang baik pula. Jika dari awal (pikiran) sudah benar maka selanjutnya untuk perkataan juga akan benar dan pastinya bertindak juga benar.

Subscribe to receive free email updates: