Kejatuhan Atma di Dunia Material Ini (Bab II Valli 1)

Ada sebuah kota dengan sebelas pintuh, miliki dia yng tidak terlahirakan, buddhi yang lurus. Dengan memerintah kota-kota ini seseorang tidak akan peranh bersedih dank arena terbebas maka memanglah terbebas. Begitulah keadaan sesungguhnya.

Ketika jiwa bisa mengendalikan kesebelah pintuh-pintuh ini dan hidup dengan tenang ini artinya bebas dari kesedihan. Ini adalah kebebasan ke dalam keadaan pelepasan yang sempurnah.

Namun jika jiwa tidak bisa mengendalikan kesebelas pintuh ini maka disilah mereka akan memperoleh penderitaan.



Perbedaan Atman dan Tubuh

Atman tidak terikat dengan apapun sedangan tubuh terlahirkan dan memiliki ke sebelas lubang.
Atman berada pada jantung sebesar jempol sedangkan tubuh hanya sebagai wadah dari atman.
Badan Terikat Nafsu  sedangkan Atman tidak
Atman tidak bisa dilukai tubuh bisa dilukai
Atman kekal sedangkan badan tidak kekal
Atman bersifat acintya tubuh terpikirkan
Sarwa data
Berkesadaran = Mati
Kekal = Sementara
Aktif = Pasif
Berpengetahuan = Gelap
Bahagia = Menderita

Atman yang Imanen dan Transenden

Bagai api yang memang satu, saat memasuki dunia ini menjadi berbagi macam bentuk sesuai dengan obyek (yang dibakarnya), demikian pua atman yang satu ini menjadi berbagi bentuk sesuai dengan (apa yang dimasukinya), dan juga tetap berada di luar semua itu.

Penjelasanya bahwa walaupun atman mengambil berbagai bentuk, ini tetap berada di luar dunia yang terwujud dalam sifatnya yang tidak berubah.  Atman tetap bersifat imanen dari atman Yang Maha Tinggi.

Bagi juga udara yang satu, masuk kedalam dunia ini dan menjadi berbagai bentuk sesuai dengan obyek yang dimasukinya, demikian juga ataman yang satu dalam semua makhluk menjadi berbagi macam sesuai dengan apa yang dimasukinya dan juga tetap beradah diluar segalahnya.

Bagikan juga matahari, yang merupakan mata dari seluruh dunia, tidak dikotori oleh keburukan-keburukan luar yang dilihat oleh mata, demikian juga yang satu di dalam setiap makhluk tidak dicemahkan oelh penguasan dunia, sebab dia berada diluarnya.

Yang satu, penguasa semuanya, atman dari semua benda, yang membuat dirinya 

Atman yang imanen adalah atman yang ada di dalam tubuh. Sedangkan atman yang transenden adalah atman yang diluar atau Tuhan Yang Maha Esa. 


Subscribe to receive free email updates: