Klarifikasi Omkara Resort Soal Penempatan Simbol Suci Hindu Pada Sandal

HINDUALUKTA -- Menindaklanjuti ramainya laporan masyarakat terkait permasalahan tentang penggunaan Simbol Suci Hindu pada sandal yang dilakukan oleh pihak Omkara Resort, Pembimas Hindu Yogyakarta bersama PHDI sleman, PHDI Gunung kidul dan Polda Yogyakarta dan rombongan umat langsung mendatangi pihak Vila.

"Pada dasarnya kemarin kami sudah komunikasi via telpon, dan hari ini bertemu langsung dengan pemilik. Agar bisa menyelesaikan permasalahan secara baik, tanpa mengakibatkan permasalahan yang berlarut" kata Pembimas Hindu Yogyakarta, I.B Wika Krishna.

Menurutnya, dari hasil pertemuan pemilik Villa Omkara Resort diketahui bernama David, dan telah meminta maaf terkait permasalahan tersebut.

"Pada dasarnya, pemilik memohon maaf kepada seluruh umat hindu, atas kesalahan menempatkan logo omkara di sandal. Semua terjadi karena ketidak tahuan dan kurang kontrolnya" ujar dia.


Lebih lanjut, Ia mengatakan produksi sandal yang menggunakan simbol Suci Hindu tersebut sudah dihentikan pada bulan Juli.

"Pada bulan juli tahun 2017 sudah dihentikan produksinya dan dihanguskan. Kebetulan hari ini terdapat sisa sepasang sandal, dan disepakati untuk dibakar bersama" ujar dia.

Pembakaran Sandal yang menggunakan Omkara

Sedangkan untuk nama Omkara resort, pihak pemilik meminta waktu untuk melakukan proses peninjauan untuk mengganti nama. 
Surat Pernyataan Omkara Resort

Semua kesepakatan telah tertuang 
dalam surat bermaterai. Mohon kepada seluruh umat hindu, bisa meredam suasana. Agar tidak terjadi konflik berbau Sara.

Sumber: Pembimas Hindu Yogyakarta, Ida Bagus Wika Krishna

Subscribe to receive free email updates: