Pengertian Kepemimpinan Hindu

Gajah Mada
HINDUALUKTA-- Kepemiminan merupakan proses dimana seorang individu mempengaruhi sekelompok individu untuk mencapai suatu tujuan. Untuk menjadi seorang pemimpin yang efektif, seorang kepala sekolah harus dapat mempengaruhi seluruh warga sekolah yang dipimpinnya melalui cara-cara yang positif untuk mencapai tujuan pendidikan di sekolah. 

Secara sederhana kepemimpinan transformasional dapat diartikan sebagai proses untuk mengubah dan mentransformasikan individu agar mau berubah dan meningkatkan dirinya, yang didalamnya melibatkan motif dan pemenuhan kebutuhan serta penghargaan terhadap para bawahan.

Kepemimpinan
Untuk mendalami pengertian kepemimpinan Hindu kita membahas pengertian kepemimpinan dan pemimpin. Menurut Wikipedia – media online, kepemimpinan adalah suatu proses mempengaruhi atau memberi contoh kepada pengikutnya dalam rangka mencapai tujuan organisasi.

Kepemimpinan adalah suatu perilaku dengan tujuan tertentu untuk mempengaruhi aktivitas anggota kelompok untuk mencapai tujuan bersama yang dirancang untuk memberikan manfaat pada individu dan organisasi (Sarros & Butchatsky, 1996, dalam mata kuliah Kepemimpinan Hindu).

Anderson, 1988 (dalam mata kuliah Kepemimpinan Hindu), leadership means using power to influence the thoughts and actions of others in such a way that achieve high performance. Kepemimpinan adalah bagaimana seorang pemimpin menggunakan kekuatan dengan cara tertentu untuk mempengaruhi pemikiran dan tindakan pengikutnya dalam mencapai tujuan. 

Menurut Onong U. Effendi (dalam Materi Pokok Kepemimpinan Hindu, 2010: 2), kepemimpinan menjalankan proses kegiatan seseorang dalam memimpin, membimbing, mempengaruhi atau mengontrol pikiran, perasaan atau tingkah laku orang lain.  Ada penekankan pada 3 hal yaitu: pikiran, perasaan dan tingkah laku.

Pemimpin

Dalam proses kepemimpinan, kehadiran sosok pemimpin sangat diperlukan agar organisasi dapat berjalan tertib dan terkoordinasi.  Pentingnya seorang pemimpin dalam Hindu dikemukakan dalam kakawin Nitisastra V.4 sebagai berikut:

Masepi tikang warta wan amucang wang
Masepi tikang wisma tan ana putra
Masepi tikang desa tan ana mukya
Sepinikanang trijapupul ing anartha

Artinya:
Sepi rasanya mulut tiada makan sirih
Sepi rasanya rumah kalau tidak ada anak-anak
Sepi rasanya desa yang tidak ada pemimpinnya
Tiga kesepian itu dijadikan satu ada pada orang yang tidak punya uang.

Suatu kehidupan dalam masyarakat jika tidak ada pemimpin maka suasana akan menjadi sepi oleh karena tidak ada gerak untuk menggerakkan masyarakat dalam menata pembangunan desa.

Pemimpin berkewajiban untuk menggerakkan anggota dan melindunginya.  Dalam Nitisastra banyak istilah pemimpin sebagai berikut:

1. Raja (‘raj’ = menggerakkan), adalah sebagai penggerak negara dana masyarakat menuju kehidupan yang lebih baik.  Dalam Bahasa Jawa Kuno, berasal dari kata ‘ra’ (terhormat) dan ‘ja’ (lahir), artinya kelahiran yang terhormat.
2. Prabhu (‘pra’ = di depan, ‘bhu’ = ada), artinya berada di depan, yang berkuasa, identik dengan presiden jika di Indonesia.
3. Swamim (=dipertuan), atau disebut pula raja, adalah pemimpin pembangunan duniawi.  Biasanya ia didapingi oleh pemimpin kerohanian yang disebut Purohito.  Swamim dinobatkan oleh Purohito dalam upacara Rajasuya, sedangkan Purohito dialntik Swamim dalam upacara Brhaspati Sawa.
4. Iswara dalam Bhagawadgita XVIII.43, artinya memimin.  Pemimpin yang memiliki kemampuan yang terbaik di anatar yang lain.
5. Natha (=tempat berlindung, penjaga).  Kata ‘natha’ digunakan untuk menyebutkan raja, sebagai penguasa dan penggerak.
Banyak istilah namun pada dasarnya pemimpin harus mempunyai kemampuan dalam memimpin dan mengenadalikan organisasi yang dipimpin.  Dalam materi kuliah Kepemimpinan, seorang pemimpin harus bisa menguasai ‘STMM’ yaitu Space, Time, Materials and Mind.  

1. Space is your world.  Pemimpin harus selalu ‘eling’, ingat selalu akan Tuhan.  Bersikap bijakasana, berpikiran sehat dan pantas.
2. Time is your life.  Pemimpin harus memanfaatkan waktu dengan baik, tidak menunda pekerjaan. Do not put off till tomorrow what you can do today.
3. Material is your dignity.  Pemimpin karena harus menjadi panutan, maka setiap gerak-gerik harus bisa diteladani termasuk dalam penampilan. Seperti masyarakat awam, pemimpin harus melihat penampilan juga, karena penampilan merupakan cermin diri.  Namun dalam hal ini harus ada keseimbangan , equilibrium & equality.
4. Mind is your power of life. Seorang pemimpin harus mengendalikan pikirannya untuk bisa menyemangati dirinya. 

Untuk dapat mengendalikan organisasi tersebut seorang pemimpin harus bisa dipercaya oleh anggotanya.  Agar dapat dipercaya seorang pemimpin harus memiliki ‘IC5’ yaitu Integrity, Compassion, Cognizanse, Commiment, Confidence & Communication. 

1. Integrity: pemimpin harus memiliki kejujuran terhadap diri sendiri.
2. Compassion: pemimpin harus bertanggung jawab dengan tulus.
3. Cognizanse: pemimpin harus memiliki pengetahuan.
4. Commitment: pemimpin harus memiliki keberanian bertindak sesuai dengan keyakinan.
5. Confidence: pemimpin harus mempunyai kepercayaan pada diri sendiri dan orang lain.
6. Communication: pemimpin harus memiliki kemampuan berkomunikasi untuk meyakinkan orang lain.
Menurut Prof. Dr. I Made Kartika Dhiputra Dipl. Ing (dalam mata kuliah Kepemimpinan Hindu, 2015), seorang pemimin harus mempunyai karakteristik ‘ACTORS’: Active, Competence, Trust, Objective, Responsible, Support.

1. Active: doing things, able to do, in habit to do, energetic.
2. Competence: person having ability, power, authority, skill, knowledge, good attitude.
3. Trust: confidence, strong belief, in the goodness, strength, reliability of something or somebody.
4. Objective: having existense outside the mind, real, uninfluenced by thought or by personal feelings or opinions, not prejudice.
5. Responsible: legally or morrally liable for carrying out a duty, for he care of something or somebody in a position where one may be blamed for loss, failure, etc.
6. Support: bear the weight of, hold up or keep in place, strengthen, help somebody and something to continue.

0 Response to "Pengertian Kepemimpinan Hindu"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel