Kerajaan Hindu di Jawa Tengah

HINDUALUKTA -- Agama Hindu memahami dan mengadakan pemujaan terhadap Dewa Tri Murti. Pemujaan terhadap Dewa Tri Murti sudah dimulai sejak perkembangan Agama Hindu di Jawa Tengah. Di Jawa Tengah pernah berdiri sebuah kerajaan Hindu yang bernama Kerajaan Mataram Kuno atau Kerajaan Medang Kemulan.
Bukti-bukti yang menunjukkan bahwa di Jawa Tengah pernah berdiri sebuah kerajaan Hindu dibuktikan dengan:
1.            Diketemukannya Prasasti Tuk Mas di Lereng Gunung Merbabu.  Prasasti Tuk Masmenggunakan angka  tahun 650 Masehi.
 Isi dari Prasasti Tuk Mas adalah:
-          berisi pujian kepada Sungai Gangga,
-          berisi atribut Dewa Tri Murti seperti: Tri Sula, Kendi, Cakra, Kapak dan Bunga Teratai.
2.            Diketemukannya Prasasti Canggal yang dikeluarkan oleh Raja Sanjaya. Prasasti Canggal memakai huruf Pallawa berbahasa Sanskerta menggunakan angka tahun Candra Sangkala yaitu angka tahun dengan menggunakan kata-kata yang berbunyi “ Sruti Indria rasa” yang artinya:
-          Sruti artinya 4 ( Catur Weda Sruti),
-          Indria artinya 5 ( Panca Indria)
-          Rasa artinya 6 ( Sad Rasa)
Jadi  sama artinya  dengan tahun 654 Saka atau 732 Masehi.
Isi Prasasti Canggal adalah:
-  Terdiri dari 12 pada atau 12 bait syair yang isinya memuat tentang pendirian lingga dan pemujaan kepada Dewa Tri Murti
3.            Terdapat peninggalan Candi yang bernama Candi Prambanan yang merupakan Candi Hindu terbesar di Jawa Tengah. Candi Prambanan disebut juga dengan nama Candi Loro Jonggrang. Menurut Prasasti Siwagreha: Candi Prambanan didirikan oleh salah satu dari Dinasti Sanjaya yakni Rakai Pikatan,
4.            Diketemukannya Candi Arjuna, Candi Bima, Candi Sri Kandi, Candi Sinta dan Candi Sambisari di pegunungan Dieng.

Subscribe to receive free email updates: