Nelson Mandela Ternyata Hafal Sloka Bhagavadgita Dari 1 Sampai Akhir

HINDUALUKTA -- Siapa sih yang tidak kenal dengan Nelson Mandela? Presiden Afrika Selatan tahun 1994 yang juga merupakan pria politisi yang berhasil merevolusioner anti-apartheid atau anti kulit hitam. Pria yang benama lengkap Nelson Rolihlahla Mandela ternyata memiliki sejutah kenangan dalam hidupnya.

Baik dalam bidang politik maupun dalam sosial agama. Nelson Mandela ternyata satu satunya pemimpin kulit hitam pertama yang berhasil meraih sebanyak 250 penghargaan. Selain itu, dia juga merupakan salah satu pemimpin yang paling lama menjalani kurungan penjara yakni 27 tahun di Pulau Robben.

Selain itu, yang tak kalah menarik, yakni Nelson Mendela ternyata pria yang sangat mencintai Kitab Bhagavadgita. Bahkan tak tanggung-tanggung pria kelahiran 18 Juli 1918 di desa Mvezo di Umtatu itu menghafal Sloka Bhagavad Gita dari Awal sampai Akhir yang terdiri dari 700 Sloka.

Hal ini terungkap saat Nelson Mandela mengunjungi ISKCON di Afrika Selatan. Saat itu, Bhakti Tirtha Swami melantukan salah satu sloka Bhagavadgita dan setiap sloka kembali dilantukan Nelson Mandela dengan jelas yang membuat Bhakti Tirtha Swami terkejut.

"Kamu tahu Gita?" Kata BT Swami.

"Coba saya" jawab Nelson Mandela sambil melantunkan Sloka Bhagavadgita dengan jelas.


Setelah melantunkan Sloka Bhagavadgita, Nelson Mandela menceritakan bahwa dirinya mempelajari Bhagavadgita setiap harinya sejak di penjara di Pulau Robbins selama 27 tahun. Menurutnya, awal mempelajari Bhagavadgita sejak pertemuanya dengan seorang pengacara India di dalam kurungan.

Nelson mempelajari Bhagavadgita sejak menyadari bahwa fikiranya harus tenang dan tidak boleh terpengaruh dengan kerjaan yang ceroboh yang rutin diberikan pemerintah Afrika Selatan sejak dalam Kurungan.

Didepan Bhakti Tirtha Maharaja, Nelson Mandela mengatakan dirinya mempelajari BhagavadGita untuk membantu dirinya tetap waras dan berbuat banyak untuk menanamkan pandangannya tentang dunia dan strategi nya untuk membawa kemerdekaan dan masa depan yang lebih baik bagi orang-orang Afrika Selatan.


Subscribe to receive free email updates: